Bahan Kaos

Perbedaan Ring-Spun Cotton Dan Bahan Kaos Reguler

Pusatkonveksi.com – Jika kalian adalah pengusaha kaos maka penting bagi kalian untuk tahu bahan-bahan dari kaos tersebut. Bahan kaos sangat beraneka ragam maka dari itu penting bagi kita untuk mencari tahu kelebihan dan kekurangan dari bahan kaos tersebut. Yang terpenting adaalah bagaimana kita meyakinkan agar konsumen tertarik dengan bahan kaos yang kita miliki. Kali ini kami akan menjelaskan bahan-bahan dari kaos :

RING-SPUN COTTON DAN BAHAN KAOS REGULER

Kain katun reguler dibuat dari serat katun, yang diperoleh dari bijih katun yang kemudian dibuat menjadi serat-serat katun. Benang-benang dari serat katun ini kemudian diplintir bersamaan untuk membuat benang yang lebih besar dan kemudian dipintal menjadi kain. Inilah tipe kain katun yang paling sering ditemui di pasaran.

Proses yang berbeda digunakan untuk menghasilkan kain ring-spun cotton. Pada proses pembuatan ring-spun cotton, benang dihasilkan dengan memlintir secara terus-menerus dan ditekan/ditipiskan, sehingga menghasilkan helai benang yang kuat dan berkualitas. Proses plintir tersebut membuat benang menjadi lebih pendek namun kuat, menghasilkan kain yang kuat dengan serat yang lebih halus.

Proses tambahan ini membuat proses pembuatan Ring-Spun Cotton menjadi lebih lama dan lebih mahal, menghasilkan kain yang berkualitas tinggi, kuat, tahan lama dan memiliki tingkat kehalusan yang tinggi. Hal ini menyebabkan harga kaos ring-spun cotton juga lebih mahal, namun lebih nyaman dikenakan karena bahannya yang halus dan lembu.

1. KATUN (combed 20s, 24s, 30s) – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Bahan katun combed terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed berkarakteristik memiliki tekstur yang halus, dingin, nyaman, dan menyerap keringat, sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di Negara tropis seperti Indonesia. Kain Combed memiliki serat benang yang lebih halus dan rata sehingga penampilannya akan menjadi lebih halus , rata dan rapih. Ada beberapa jenis kain combed yang ada di pasaran. Hal ini dibedakan berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasinya (gr/m2). Kami menyediakan 3 varian combed, Ada combed 20s, 24s, 30s. hal yang membedakan adalah ketebalan kain combed. Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan combed 30s memiliki ketebalan yang paling tipis. Kain Combed 20s merupakan kain yang paling banyak dipakai dan menjadi favorit kaos distro karena selain kenyamanan ketika digunakan, harganya juga tidak mahal.
combed bahan kaos

2. CARDET (20s, 30s) – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Dibandingkan dengan kain combed , kain cotton cardet memiliki serat benang yang kurang halus. Kain cardet merupakan kain KW1 nya kain combed sehingga Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. karena harganya relatif lebih murah dibandingkan cotton combed, bahan cotton cardet sering digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, misalnya untuk kaos pabrik, seragam buruh, dan juga kaos oblong olahraga.

3. POLYESTER dan PE – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Polyester sesuai namanya, merupakan bahan serat sintetis yang terbuat dari bahan ester (dalam hal ini hasil sampingan minyak buni dan dibuat bahan berupa serat fiberpoly). Dibandingkan katun, kain jenis ini lebih tipis, agak kasar, dan tidak bisa menyerap keringat sehingga sangat panas ketika dipakai.

4. TC (TETERON COTTON) – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Seiring dengan kemajuan teknologi, terpengaruh juga teknologi pengolahan bahan kain. Banyak bahan kain hasil dari penggabungan katun dan Polyester, salah satunya adalah TC. Jenis bahan ini merupakan campuran dari 35% cotton combed dan 65% polyester. TC ini seperti PE, terasas panas ketika memakainya karena kurang bisa menyerap keringat. Namun kelebihannya bahan ini lebih tahan kusut, dan tidak mudah melar meski sudah lama dipakai.

5. VISCOSE – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Viscose biasa juga disebut rayon. Sebuah bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia) yang biasa digunakan sebagai bahan kain. Teksturnya memiliki kesamaan dengan tekstur kapas. Viscose biasanya digunakan untuk menambahkan kenyamanan pada serat sintesis dan juga menambah kecerahan warna. Serat Viscose mempunyai tahanan kelembaban yang lebih tinggi, kecemerlangan warna yang lebih baik dan lebih lembut dibanding kapas. Namun kain ini terkesan mewah, sehingga harganya mahal dan jarang tersedia di pasaran.

6. CVC ( COTTON VISCOSE) – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Jenis bahankaos ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

7. HYGET – Jenis-jenis Bahan Kain Kaos

Jenis bahan ini terbuat dari plastic dan sangat tipis, oleh karena itu harganya sangat murah. Namun bahan ini, bisa dibilang kurang layak dan nyaman untuk dijadikan kaos. Biasanya pembuatan kaos dengan bahan ini dilakukan jika ingin membuat kaos dengan jumlah massal tetapi dana yang tersedia tidak terlalu banyak. Bahan ini banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai.

Jika kalian sudah mengenal bahan-bahan kaos maka kami berikan referensi kaos yang sangat diminati oleh kebanyakan orang yaitu ring-spun cotton dan bahan kaos regular. Oleh karena itu maka yuk kita simak perbedaannya.

RING-SPUN COTTON DAN BAHAN KAOS REGULER

Kami memberikan pelayanan semua Bahan Kaos Reguler yang kalian butuhkan selain itu kami memberikan kalian semua kemudahan untuk menjadi member kami secara online dengan kualitas yang bagus dan baik. Kunjungilah website konveksi kami yang akan membuat kalian lebih sukses dalam bisnis kaos.

Komentar via Facebook

Komentar via Facebook

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply